Archive for the ‘ Seputar Kehidupan Manusia ’ Category
“Di tengah peradaban, manusia merana bukan karena terbatasnya kekayaan alam, melainkan karena ketidak adilan manusia.” Gelar sarjana hukum (SH), memang tidak menjamin penyandangnya pintar segalanya. Bila mereka – dalam pandangan awam diidentikkan dengan pengacara – mengurusi soal penipuan, adakalanya bisa tertipu. Ini terbukti ketika puluhan sarjana hukum lulusan Fakultas Hukum (FH) UNS (Universitas Sebelas Maret) [ READ MORE ]
“Tutuplah pintu hatimu bagi kejahatan dan bukalah lebar bagi kebaikan. Bila citra diri kita kuat, kita akan lebih mudah memanfaatkan penolakan” Berurusan dengan orang asing memang bisa bikin pusing kepala. Tidak hanya masalah bahasa yang bikin megap-megap, problem budaya pun bisa menyandung kaki. Contohnya ketika Tim Yustisi Gabungan Pemda Bandung, Bali, membersihkan Kuta dari pelanggar [ READ MORE ]
“Kekuasaan tak pernah mengambil langkah mundur, kecuali berhadapan dengan kekuasaan yang lebih besar” Dinegara yang menjalankan praktek demokrasi secara benar, antara burung dan anggota dewan perwakilan rakyat niscaya punya prinsip yang sama. Mereka sama-sama diharapkan “vocal”nya. Bedanya, yang satu diharapkan kicauannya yang merdu dan yang lain kedatangannya menyuarakan hati nurani rakyat. Tapi Laman Siswomihandoyo, anggota [ READ MORE ]
Get every new post delivered to your Inbox.