Sejarah INTAN di Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah penghasil intan terbesar di Indonesia, bahkan dunia. Eksploitasi intan di daerah ini sudah dimulai sejak abad ke-9.

Proses pembentukan intan pada mulanya terjadi nan jauh didasar perut bumi. Setelah terbentuk, pipa magma yang menjadi kantongnya akan terdorong ke permukaan bumi oleh kekuatan vulkanik yang sangat besar. Para ahli geologi kemudian membagi intan menjadi 2 jenis, yakni intan primer dan intan placer.

SH dan Pengangguran

“Di tengah peradaban, manusia merana bukan karena terbatasnya kekayaan alam, melainkan karena ketidak adilan manusia.”

Gelar sarjana hukum (SH), memang tidak menjamin penyandangnya pintar segalanya. Bila mereka – dalam pandangan awam diidentikkan dengan pengacara – mengurusi soal penipuan, adakalanya bisa tertipu. Ini terbukti ketika puluhan sarjana hukum lulusan Fakultas Hukum (FH) UNS (Universitas Sebelas Maret) Solo justru tertipu seorang pengangguran.

Potret Sejarah dan Mistis Kota Depok

Zaman dahulu Depok hanyalah suatu dusun yang terpencil dengan suasana masih sejuk dikarenakan masih banyak pohon, persawahan, kebun-kebun, dan jarang sekali penduduk.

Sejarah kota Depok terbagi menjadi 5 tahap yang sangat penting. Berikut uraiannya secara ringkas :

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Budaya, dengan demikian telah menjadi sebuah alat evolusi yang baru. Budaya sendiri memiliki beberapa aspek, di antaranya ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi berkembang lebih dahulu, semenjak manusia menggenggam batu dan memakainya sebagai alat. Mula-mula hanya batu alam yang agak tajam. Lama kelamaan manusia menemukan cara untuk membuat sendiri batu yang lebih tajam dan tentunya lebih baik. Cara membuat “kapak” batu ini diteruskan turun temurun. Begitu pula dengan teknologi lainnya. Anak manusia selama masa kanak-kanaknya, masa bergantung kepada manusia dewasa, dapat mempelajari budaya ini pada waktu luangnya.

Cara hidup berkelompok juga adalah salah satu budaya yang dikembangkan manusia. Apakah suatu kelompok mampu bertahan atau tidak ditentukan oleh budaya yang dikembangkan oleh kelompoknya. Kelompok yang sukses bertahan dan berkembang, yang lemah hilang ditelan waktu atau dikuasai oleh kelompok yang lebih kuat. Nasib manusia selamanya tergantung pada kemampuan berpikirnya. Continue reading

Pendidikan Agama Dasar Pembentukan Pribadi Anak

Pendidikan Agama Dasar Pembentukan Pribadi Anak

Dalam suatu pendidikan jangan hanya dituangkan pengetahuan semata-mata kepada anak didik, tetapi harus juga diperfiatikan pembinaan moral, sikap dan tingkah laku. Oleh karena itu, dalam setiap pendidikan pengetahuan harus ada pendidikan moral dan pembinaan kepribadian yang sehat. Dasar dan tujuan pendidikan moral biasanya ditentukan oleh pandangan hidup dari lembaga pendidikan itu sendiri, serta juga harus sesuai dengan dasar dan tujuan negara. Kalau negara itu berdasarkan Demokrasi, maka pendidikan yang dilakukan terhadap anak-anakjuga bertujuan membinajiwa demokrasi. Begitu juga halnya kalau negara itu berdasarkan Otokratis, Ketuhanan. Continue reading

Konsep Dasar Kedudukan dan Fungsi Bahasa

Istilah kedudukan dan fungsi tentunya sering kita dengar, bahkan pernah kita pakai. Misalnya dalam kalimat “Bagaimana kedudukan dia sekarang?”, “Apa fungsi baut yang Saudara pasang pada mesin ini?”, dan sebagainya. Kalau kita pernah memakai kedua istilah itu tentunya secara tersirat kita sudah mengerti maknanya. Hal ini terbukti bahwa kita tidak pernah salah pakai menggunakan kedua istilah itu. Kalau demikian halnya, apa sebenarnya pengertian kedudukan dan fungsi bahasa? Samakah dengan pengertian yang pernah kita pakai?

Kita tahu bahwa bahasa sebagai alat komunikasi lingual manusia, baik secara terlisan maupun tertulis. Continue reading

Landasan Filosofis Pendidikan Pancasila

Pancasila adalah sebagai dasar filsafat negara dan pandangan filosofis bangsa Indonesia. Oleh karena itu sudah merupakan suatu keharusan moral  untuk secara konsisten  merealisasikannya dalam setiap aspek kehidupan  bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini berdasarkan pada suatu kenyataan secara filosofis  dan objektif bahwa bangsa Indonesia  dalam hidup bermasyarakat  dan bernegara berdasarkan  pada nilai-nilai yang tertuang dalam sila-sila pancasila  yang secara filosofis  merupakan filosofi bangsa Indonesia sebelum mendirikan negara. Continue reading